ASIA300: Mengapa fase Bulan berubah sepanjang bulan, meski bentuk satelit alami Bumi sebenarnya tetap sama
Mengapa fase Bulan berubah sepanjang bulan?
ASIA300 menjelaskan bahwa Bulan tampak berubah bentuk dari malam ke malam bukan karena bentuk satelit alami Bumi itu berubah. Bulan hampir selalu memiliki satu sisi yang diterangi Matahari dan satu sisi yang gelap. Saat Bulan mengorbit Bumi, posisi relatif Matahari, Bumi, dan Bulan berubah, sehingga dari Bumi kita melihat bagian terang yang berbeda-beda.
Ketika Bulan berada di antara Bumi dan Matahari, sisi yang menghadap Bumi umumnya tidak banyak menerima cahaya Matahari. Fase ini disebut Bulan baru dan Bulan biasanya sulit terlihat. Seiring pergerakannya, bagian terang yang tampak dari Bumi bertambah hingga mencapai fase Bulan purnama, saat sisi yang menghadap kita terlihat hampir seluruhnya terang. Setelah itu, bagian terang yang terlihat berkurang kembali.
Urutan perubahan tersebut mencakup fase sabit, perbani, cembung, dan purnama. Satu siklus fase Bulan berlangsung sekitar 29,5 hari, dihitung dari satu Bulan baru ke Bulan baru berikutnya. Perubahan bentuk yang kita lihat merupakan perubahan sudut pandang terhadap bagian Bulan yang disinari, bukan perubahan pada bentuk fisiknya.
Fase Bulan juga bukan umumnya disebabkan oleh bayangan Bumi. Bayangan Bumi jatuh pada Bulan hanya saat gerhana Bulan, ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam susunan yang tepat. Pada malam-malam biasa, perubahan fase terjadi karena Bulan bergerak mengelilingi Bumi sementara cahaya Matahari tetap menerangi sebagian permukaannya.
\nInformasi lebih lanjut mengenai ASIA300 tersedia pada halaman ini. Baca juga DEPOBOS, DELUNA4D, PREMAN68.
APA KATA MEREKA? REVIEW MEMBER SETIA ASIA300
"Fase Bulan tampak berbeda karena posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berubah saat Bulan mengorbit Bumi."
"Matahari menerangi separuh permukaan Bulan pada satu waktu. Bagian terang yang terlihat dari Bumi bergantung pada posisi Bulan dalam orbitnya."
"Bentuk Bulan tidak berubah mengikuti fase. Perbedaan tampilan terjadi karena bagian permukaan yang terkena cahaya dan terlihat dari Bumi berbeda."
"Fase utama Bulan berurutan dari Bulan baru, sabit, perbani, cembung, purnama, lalu kembali melalui fase-fase tersebut menuju Bulan baru."
"Satu siklus fase, dari Bulan baru ke Bulan baru berikutnya, berlangsung sekitar 29,5 hari."
"Fase Bulan bukan disebabkan oleh bayangan Bumi. Gerhana Bulan terjadi ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan sehingga bayangan Bumi jatuh pada Bulan."